Sunday, September 5, 2010

...Maaf

Maaf...
ada kalanya terlalu sukar
untuk dilafazkan
kerna diri merasakan
masih adakah nilai nya
atau cuma ucapan
yang meluncur tanpa makna
hanya penyedap kata
sedang hati tidak sekelumit jua
merasakannya.

Maaf...
ada kalanya terlucut tanpa paksa
hanya untuk melunakkan bicara
agar tiada sengketa berpanjangan
dan hati tidak terusan terusik
sedang hati tidak sezarah pun
memikirkannya.

Maaf...
jika datang dari jiwa
terbitnya dari hati
ucapannya bisa menggetarkan
meluluhkan nurani
walau sepejal tembok batu
walau sekeras basi padu
seperti titisan air
lembut tapi bisa melekukkan...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...